Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Ambon Terima Audiensi GMKI Ambon, Jalin Sinergi Perkuat Pengawasan dan Pendidikan Pemilu

foto Pimpinan dan Anggota Bawaslu Kota Ambon

Pimpinan dan jajaran Bawaslu Kota Ambon dengan rombongan Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Ambon, di depan kantor Bawaslu Kota Ambon

Ambon, 2 September 2026 – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Ambon menerima kunjungan kerja dan audiensi dari Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Ambon di ruang kantor Bawaslu Kota Ambon, Selasa (2/8/2026).

Rombongan GMKI Ambon diterima secara langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Ambon, Albert J. Talabessy, S.E., M.Si, didampingi Anggota Bawaslu Kota Ambon: Koordinator Divisi P3S, Suminar S. Sehwaky, S.H., Koordinator Divisi HP2H, Reinaldo C. Pattisina, serta Koordinator Sekretariat, Vegie J. Marsaoly, S.STP.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua GMKI Ambon, Renno L. Z. Patty, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun kemitraan strategis dengan lembaga penyelenggara pemilu. Pihaknya berkeinginan kuat membuka ruang diskusi terkait isu kepemiluan, mengingat tahapan Pemilu akan segera berlangsung dalam beberapa tahun ke depan.
 

situasi rapat


Menyikapi hal tersebut, Ketua Bawaslu Kota Ambon menyambut baik kehadiran dan silaturahmi GMKI sebagai mitra strategis. Ia menegaskan apresiasi atas dukungan luar biasa yang diberikan GMKI pada Pemilu-pemilu sebelumnya, baik sebagai pemantau maupun melalui pendistribusian anggotanya menjadi kader pengawas partisipatif Bawaslu.

Ketua Bawaslu juga menghimbau agar dukungan serupa terus diberikan menyongsong Pemilu 2029, yang tahapannya direncanakan mulai berjalan pada pertengahan tahun 2027. Diskusi hangat dalam pertemuan ini pun menjajaki kemungkinan kerja sama konkret, meliputi pendidikan politik bagi masyarakat serta pengawasan data pemilih yang dilakukan secara berkelanjutan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan konstruktif, menegaskan komitmen kedua belah pihak untuk memperkuat sinergi dalam menjaga demokrasi serta meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya kalangan pemuda, dalam pengawasan pemilu yang bersih dan bermartabat.(**)